Berita  

Camat Tidak hanya Dituntut Menguasai Administrasi, Harus Kerja Keras Mensukseskan Program Pemerintah

Camat Tidak hanya Dituntut Menguasai Administrasi, Harus Kerja Keras Mensukseskan Program Pemerintah

Sekitaran.com, Lampung Barat — Bupati Lambar Parosil Mabsus melalui staf ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sugeng Raharjo dalam acara serah terima jabatan (Sertijab) camat Pagar Dewa menyampaikan bahwa Camat tidak hanya dituntut menguasai administrasi saja.

” Aparatur Sipil Negara atau ASN selain harus siap menjalankan tugas dan ditempatkan dimana saja, amanah yang diberikan pimpinan terhadap ASN dalam hal ini Camat, harus bekerja keras dalam rangka mensukseskan program-program pemerintah daerah, Camat tidak hanya dituntut menyelesaikan hal administrasi saja, namun lebih dari itu harus bisa menyerap aspirasi masyarakat dan mengatasi persoalan ekonomi sosial dan budaya yang ada di wilayahnya ” tegas Sugeng.

di halaman kantor Camat yang ada di Pekon (Desa) Basungan, Selasa (19/07/2022).

Mat Patoni, S.sos, M.Si tercatat resmi menjabat sebagai camat Pagar Dewa menggantikan Camat sebelumnya M Yones, S.STP.,MH yang kini diberi amanah sebagai Camat Balik Bukit.

Dalam sambutanya M Yones mengatakan, dirinya telah dua tahun lebih mengabdi di Kecamatan Pagar Dewa, karena itu tentu banyak tugas yang belum terselesaikan namun dirinya meyakini dengan hadirnya Mat Patoni diKecamatan Pagar Dewa akan bisa lebih baik.

” Saya yakin pak Mat Patoni akan lebih bisa bersinergi dengan semua unsur untuk membawa kecamatan pagar dewa lebih maju, Dengan latar belakang jabatan sebelumnya selaku Sekretaris Camat Bandar Negeri Suoh (BNS) sehingga telah memiliki pengalaman yang tidak diragukan lagi ” Ujar Yones.

Masyarakat pagar dewa melalui tokohnya M Abbas selain menyampaikan ucapan terimakasih atas pengabdian dan segudang prestasi M Yones, selain itu M Abbas juga menyambut baik kehadiran camat yang baru Mat Patoni.

“Terhadap Mat Patoni, atas nama masyarakat Pagar Dewa ia berharap agar bisa menjalin komunikasi dengan baik kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga apabila terjadi sesuatu hal yang di luar kendali bisa dikomunikasikan dengan baik ” kata M Abbas memotivasi. (satoris)