Berita  

Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus Larang Polisi Main Proyek,Minta Media Ikut Mengawasi.

Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus Larang Polisi Main Proyek,Minta Media Ikut Mengawasi.

Sekitaran.com,Bandar Lampung–Kapolda Lampung, Irjen Pol Akhmad Wiyagus meng-instrukian seluruh anggota Polri di Polda Lampung untuk tidak terlibat dengan urusan proyek di Pemerintahan, baik di Kabupaten Kota, dan Provinsi. Kapolda mengajak media untuk ikut melakukan kontrik terkiat kebijakan tersebut.

“Saya minta polisi tidak terlibat urusan proyek di pemerintahan. Saya sudah kumpulkan seluruh pimpinan dan Kapolres. Saya komit dalam rangka percepatan bangun di Provinsi Lampung, sudah saya tekankan kepada jajaran untuk tidak terlibat dalam projek apapun. Ini penting,” kata Kapolda Lampung saat memberikan sambutan, acara Lomba Menembak Presisi Antar Pimpinan Redaksi Media, dan PJU Polda Lampung, rangkaian HUT RI ke-77, di SPN Kemiling, Kota Bandar Lampung, Kamis 11 Agusus 2022.”Berita yang di kutip dari Sinar Lampung ”

Menurut Kapolda, keterlibatan aparat penegak hukum dalam penggarapan proyek, itu justru akan menghambat pembangunan bukan mempercepat. Maka dari itu, kepada seluruh jajaran dapat benar-benar memahami tugas dan fungsi kepolisian. “Sadari sepenuhnya, bahwa jiwa polisi sebagai pelindung, pengayom, pelayan itu harus dimaknai sedalam-dalamnya dan diaktualisasikan dalam tugas,” katanya dihadapan 30-an Pimpinan Redaksi, dan PJU Polda Lampung.

Oleh karenanya, Wiyagus turut meminta peran masyarakat terkhusus Pimpinan Redaksi dan wartawannya, untuk dapat mengawasi tugas kepolisian di lapangan. “Saya akan senang kalau ada masukan-masukan yang membuat telinga saya merah, artinya itulah realita sebenarnya yang penting objektif,” kata Jederal Bintang Dua yang sederhana ini.

Wiyagus berharap selama kepemimpinan dirinya, peran dan fungsi pers di Provinsi Lampung dapat berjalan dengan baik. Dan terus bisa memberikan informasi kepada masyarakat. Karena setiap warga negara mempunyai hak untuk mengetahui segala sesuatu terjadi. “Saya yakin dan percaya betul, bahwa tugas-tugas dalam kehidupan bernegara tanpa didukung jurnalis masyarakat tidak akan tahu,” ucap Jenderal yang baru pulang haji reguler itu.

Kepada jajarannya, Wiyagus menekankan bahwa peran kepolisian kepada masyarakat di Provinsi Lampung harus benar-benar dapat dirasakan. Masyarkata harus merasakan ketentraman, keteraturan, hingga rasa aman dalam melakukan segala kegiatan berkehidupan.

Terkait HUT RI, Kapolda mengajak aparat kepolisian memaknai peran para pejuang terdahulu, dalam membebaskan Indonesia dari cengkraman penjajah. “Makna dari tema proklamasi kemerdekaan RI tahun ini, ada 7, mulai dari semangat bangkit, bersinergi, harapan baik, pulih bersama, kuat, persatuan bangsa, hingga percepatan,” kata Kapolda.

Sementara mewakili para Pemred, Pemred Lampungpost Iskandar Zulkarnain yang juga ahli pers Lampung mengatakan jurnalis harus belajar segala hal guna mengetahui perkembangan zaman sehingga tidak tertinggi dengan perkembangan zaman yang kian cepat. “Jangan sungkan untuk belajar, karena kita dituntut mengajak para pembaca lebih cerdas kedepannya,” katanya.

Belajar, kata Iskandar, wajib dilakukan, meski profesi para wartawan tidak dapat diintervensi dalam urusan menjalani tugas-tugas jurnalistik dalam mencari dan mengumpulkan informasi. “Jurnalis ini dilindungi Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999,” katanya. (Red)