Berita  

Panggung Kreasi ‘Liwa Fashion Street’ Tampilkan Busana Kreasi Sanggar Seni Setiwang Diharapkan Jadi Trend Positif dan Kiblat Fashion Kreatif Lampung Barat

Panggung Kreasi ‘Liwa Fashion Street’ Tampilkan Busana Kreasi Sanggar Seni Setiwang Diharapkan Jadi Trend Positif dan Kiblat Fashion Kreatif Lampung Barat

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG BARAT— Pemerintah Kabupaten Lampung Barat turut menggelar kegiatan serupa Citayem Fashion Week di Kabupaten setempat yakni Liwa Fashion Street (LFS) yang diadakan di jalan raya depan Wisma Sinda Lapai Kecamatan Balik Bukit, Minggu (14/8/2022).

Selain menampilkan busana kreasi karya Sanggar Seni Setiwang, Pemkab setempat turut mengkampanyekan peringatan Hari Gajah Internasional dalam acara puncak HUT PDAM Limau Kunci ke 27 di Taman Kota Liwa.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyebut, LFS merupakan kegiatan kondisional yang merupakan panggung kreatif anak muda.

“Ini ala ala Citayem, untuk memunculkan potensi para pemuda kreatif berikut pemberdayaan hasil perancang busana lokal,” kata Parosil Mabsus.

Pasalnya, produk LFS berbahan dan motif kultural celugam serta produk tas ekonomi kreatif yang dikenakan berbahan pelepah pinang.

Ia berharap LFS menjadi trend positif serta kiblat fashion kreatif di Kabupaten Lambar. Terlebih hari ini digelar ditengah berlangsungnya Car Free Day ke II, minim kendaraan bermotor dan tidak mengganggu pengguna jalan.

Sementara lanjut Parosil, Peringatan Hari Gajah Internasional merupakan kampanye pelestarian mengingat populasi di dunia khususnya indonesia terancam punah.

“Melalui peringatan ini agar kepedulian terhadap keberlangsungan dan kembangbiak gajah dapat terus ditingkatkan,” ajak Parosil.
“Mengingat gajah dewasa ini terancam punah,” sambungnya pada awak media reaksi.co.id.

Ditandaskan, Pakcik sapaan Parosil Mabsus, CFD merupakan upaya mendukung komitmen kabupaten setempat, yakni sebagai Kabupaten Literasi. Oleh karenanya ia mengajak masyarakat bersinergi.

“Menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan juga bentuk komitmen Konservasi, mari bapak ibu kita buang sampah pada tempatnya,” ajaknya.(Satoris)