Berita  

Masyarakat Kampung Purwo Rejo Kecamatan Padang Ratu Lakukan Aksi Damai Ke Kantor PMK, Lampung Tengah

Masyarakat Kampung Purwo Rejo Kecamatan Padang Ratu Lakukan Aksi Damai Ke Kantor PMK, Lampung Tengah

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH – Puluhan massa perwakilan dari masyarakat Kampung Purworejo, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah, melakukan aksi damai ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK), Kamis (01/09/2022).

Kedatangan perwakilan masyarakat itu menuntut pihak Pemerintah Kab. Lamteng, dalam hal ini Dinas PMK, dan Dinas terkait untuk mengusut dan menindak oknum Kepala Kampung Purworejo, Hartono terkait pengeloaan Dana Desa (DD) dari tahun 2020 hingga saat ini yang diduga tidak jelas, dan tidak transparan, serta adanya dugaan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) selama menjabat sebagai Kakam setempat.

Menurut Wagiman, Korlap aksi tersebut mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah melayangkan surat kepada Bupati Lamteng, Musa Ahmad terkait hal ini, namun hingga saat ini surat yang sudah satu bulan dilayangkan itu tidak ada tindakan dan kejelasan, sehingga membuat pihaknya melalui perwakilan masyarakat melakukan aksi atas kekecewaan terhadap Pemerintah Kab. Lamteng.

“Surat yang kami layangkan itu sudah satu bulan tidak ada tanggapan mas, makanya hari ini kami melakukan aksi damai, kami mendesak pihak Dinas PMK, dan pihak terkait dapat menindaklanjuti atas laporan, dan keluhan kami selama ini khususnya masyarakat Kampung Purworejo,” ujar Wagiman.

Dia menyebut bahwa dalam aksi itu pihaknya membawa 6 tuntutan terhadap oknum Kakam Purworejo, antara lain, mendesak Pemkab. Lamteng, dalam hal ini Dinas PMK, dan Dinas terkait untuk :

1.Memeriksa terkait pengelolaan Dana Desa (DD) yang dikelola oleh Kakam Purworejo, Hartono selama menjabat.

2.Mengusut, dan memeriksa harta kekayaan Kakam Purworejo, Hartono yang diduga didapat dari hasil korupsi.

3.Adanya dugaan Dinasti keluarga di dalam struktur Pemerintahan Kampung Purworejo.

4.Adanya tebang pilih dalam menyalurkan bantuan sosial yang membuat kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

5.Tidak adanya kekompakan antara masyarakat yang membuat hubungan terkotak-kotak, atau pro kontra di tengah masyarakat, dan

6.Tidak transfarannya terkait informasi kepada masyarakat.

“Atas dasar itu, kami meminta saudara Hartono dapat di nonaktifkan untuk sementara, agar proses pemeriksaan dapat berjalan baik, berjalan lancar, dan transparan. Apabila aksi dalam menyampaikan aspirasi kami pada hari ini tidak juga ditanggapi kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” tegas Wagiman.

Setelah melakukan orasi, beberapa orang perwakilan masyarakat diberikan waktu untuk bertemu dan berkoordinasi dengan Kadis PMK, Fathul Arifin, Camat Padang Ratu, A.Rahman, dan Kasat Sabhara Polres Lamteng, AKP. Yusman. Dimana dalam pertemuan itu pihak Dinas PMK telah menampung semua aspirasi, dan tuntutan perwakilan masyarakat, yang mana nantinya akan berkoordinasi dengan pihak lnspektorat, dan Bupati, untuk bagaimana hasilnya akan segera di sampaikan kepada perwakilan masyarakat.

“Kita sudah mendengar dan menerima apa yang menjadi keluhan dari perwakilan masyarakat Kampung Purworejo. Tentunya kita perlu untuk melakukan koordinasi dengan lnspektorat dan pihak terkait untuk bagaimana menyimpulkan hal ini. secepatnya kita akan memberikan jawaban,” ujar Fathul.

Setelah ada pertemuan, dan kesepakatan dengan pihak Dinas PMK para Demonstran kembali ke Kampung. Diketahui hingga aksi berlangsung tampak berjalan aman, damai, dan kondusif, dimana aksi yang di gelar itu mendapat mengamanan dari pihak personil Kepolisian Polres Lamteng, dan Sat Pol PP setempat.(red)